Mengajarkan Pengelolaan Keuangan Pada Anak

Oleh Alderman Jason

Sebagai orang tua, tentunya kita ingin mendidik anak dengan baik – mengajarkan mana yang benar dan salah, menanamkan keinginan untuk terus belajar termasuk menunjukkan bagaimana mengelola uang dengan benar. Tapi bagaimana jika mereka melihat apa yang kita praktekkan sehari-hari berbeda dengan apa yang kita ajarkan? Bagaimana caranya untuk memastikan mereka tidak mengikuti langkah-langkah kita yang tidak tepat?

Hari Anak Nasional di Indonesia yang baru saja lewat menginspirasi saya untuk berbagi tentang beberapa hal yang bisa orang tua ajarkan kepada anak agar mereka memiliki kebiasaan-kebiasaan baik dalam mengelola keuangan yang bisa ditanamkan dalam diri mereka hingga akhir hayat mereka – serta menunjukkan berbagai kebiasaan buruk yang sering kali dilakukan tanpa disadari.

Nah, tanyakan kepada diri Anda sendiri:

Oke, sepertinya , daftar negatif di atas terlalu banyak. Nah, sekarang, mari kita fokus pada beberapa langkah positif yang bisa Anda ambil dan bisa mendorong terciptanya kebiasaan keuangan yang bertanggung jawab di diri anak Anda:

Beberapa ide lain yang bisa diterapkan adalah:

Tidak harus di Hari Anak Nasional, tiap hari adalah waktu yang tepat untuk menunjukkan rasa cinta kita kepada anak. Tidak hanya dengan hadiah atau pelukan, tunjukkan rasa cinta dan kepedulian Anda pada sang anak dengan menanamkan kebiasaan pengelolaan keuangan pribadi yang realistis dan sehat.




Artikel ini dimaksudkan untuk memberikan informasi umum dan tidak dianggap sebagai nasihat hukum, pajak dan keuangan. Sebaiknya Anda mengkonsultasikan kepada penasihat pajak dan keuangan tentang peraturan-peraturan yang berlaku untuk situasi Anda dan tentang situasi keuangan Anda.

<< kembali ke Artikel
©2000-2023 Visa. All Rights Reserved.